Saya Hanya Membantu Anda Memahami Politik, Pilihan Terserah Anda

  • Whatsapp

Nasrudin Joha – Mungkin bagi sebagian kalangan, politik itu njelimet, bikin pusing, sulit memahaminya. Karena kesulitan itulah, banyak yang kemudian ogah membahas politik, apalagi menurut mereka politik tak memberi dampak kebaikan untuk mereka.

Nah, saya berusaha menyederhanakan pemahaman politik dalam bentuk kudapan renyah, yang bisa dilahap oleh siapapun baik dari kalangan pejabat ataupun masyarakat kebanyakan. Saya hanya merubah dan menyederhanakan.

Muat Lebih

Mungkin, banyak orang bingung berapa hasil dari satu miliar dibagi seribu juta. Karena mereka memang tak biasa memegang duit satu miliar. Mereka biasa pegang uang recehan.

Nah, saya tidak merubah nilai. Saya hanya menyederhanakan bahwa jumlah satu miliar dibagi seribu juta, itu sama hasilnya dengan seribu dibagi seribu.

Semua orang, pasti bisa menjawab berapa hasil seribu dibagi seribu ? Tetapi, banyak orang akan berkerenyut dahinya ketika ditanya, betapa hasil dari satu miliar dibagi seribu juta ? Padahal, hasilnya sama.

Nah, fakta politik, manuver politik yang terjadi di negeri ini, saya ungkap, dan saya tulis kembali secara sederhana. Saya tidak menulis redaksi politik dengan rumus satu miliar dibagi seribu juta, tapi saya menyederhanakan dengan menulis seribu dibagi seribu.

Atas analisis dan sajian tulisan saya, banyak orang yang tercerahkan secara politik karena mampu memahami politik secara sederhana dan lebih mudah. Dan itu merupakan tujuan tulisan-tulisan yang dibuat oleh Nasjo.

Namun, selain uraian fakta politik yang disajikan secara sederhana, saya juga menulis narasi solusi sesuai perspektif Islam. Ini juga saya buat sederhana, sehingga bicara solusi Islam itu membumi, bukan khayali.

Saya menyederhanakan visi misi Islam yang begitu Agung, yang oleh sebagian kalangan menganggap itu sulit bahkan mimpi, menjadi sekumpulan rencana strategis yang terindera dan aplikatif. Dengan menyederhanakan bahasan, umat menjadi mudah memahaminya.

Karena itu, sajian tulisan saya selalu menyajikan dua topik utama : membongkar dan membangun. Membongkar kerusakan ideologi kapitalisme dan sosialisme, sekaligus membangun peradaban Islam yang Agung sebagai solusi pengganti.

Jadi jangan ada yang baper, kalau saya mengkritik Jokowi, Megawati, Prabowo, SBY, Surya Paloh, dkk. Karena, ukuran mengkritik mereka bukan pada posisi koalisi atau oposisi, tetapi apakah kebijakan politik mereka pro rakyat atau justru mengkhianati rakyat.

Misalnya saja, saya tak pernah mengajak publik untuk berempati pada SBY dan bersatu bersama Demokrat setelah mengumumkan oposisi terhadap rezim Jokowi. Karena, realitas politik itu dibangun berdasarkan kepentingan. Dapat kursi koalisi, tak dapat kursi oposisi, itu rumusnya. Jadi bukan karena rakyat ya.

Anda setuju dengan tulisan Nasjo, Anda boleh manggut-manggut, tersenyum, Jingkrak-jingkrak, dan memviralkan tulisannya. Anda tidak setuju, boleh langsung menghapusnya, marah, menangis, menjamak rambut, dan guling-guling di lantai. Boleh saja, merdeka.

Anda memiliki pendapat dan solusi lain? Anda juga boleh menuangkannya dalam artikel dan mengedarkannya di jejaring sosial media. Percayalah, asal otak Anda ada ide, Anda bisa merubah negeri ini.

Anda bisa menjadi penulis, redaktur, sekaligus pemilik ‘Big Media’ untuk memproduksi opini dan mengedarkannya di Sosial media. Media koran dan TV kalah dengan sosial media.

Jadi, Anda diberi pilihan untuk memilih dan tidak perlu merasa dipaksa menjadi Bani Nasjo. Namun, jika nalar Anda yang cerdas menganggukkan kepala dan sependapat dengan Nasjo, ayo kita berjuang bersama. [].

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *